Jika anda menderita penyakit maag, sering kambuh jika salah makan atau terlambat sedikit saja. Untuk mencegah agar penyakit maag tidak kambuh, lakukanlah tips sederhana di bawah ini:
1. Makanlah 1 buah pisang tiap pagi dan sore setiap hari.
Buah pisang mengandung pektin tinggi yang dapat melindungi selaput lendir lambung terhadap asam lambung.
Selamat mencoba.
Tampilkan postingan dengan label healthy food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label healthy food. Tampilkan semua postingan
Jumat, 26 September 2008
Senin, 11 Agustus 2008
Fakta Sehat Blueberry dan Brokoli
Blueberry dan brokoli adalah dua jenis makanan yang kaya akan kandungan nutrisi dan berkhasiat sebagai antioksidan. Tak heran bila beberapa ahli juga menyebut makanan ini sebagai superfood. Berikut adalah beberapa fakta tentang dua jenis makanan menyehatkan ini:
Blueberry
FAKTA
Blueberry adalah salah satu asupan paling sehat di muka bumi. Buah ini mengalahkan 39 buah dan sayuran lain karena kadar kandungan antioksidan yang dimilikinya. Ini menjadikan blueberry sebagai salah satu penangkal kerusakan sel dalam tubuh– gejala yang memberikan kontribusi terhadap terjadinya serangan jantung dan timbulnya kanker. Sebuah penelitian menemukan, tikus yang mengonsumsi blueberry lebih fokus dan cerdas dibanding tikus yang tidak melahap buah ini.
SARAN :
Konsumsi dua cangkir blueberry segar setiap minggu untuk mendapatkan manfaat terbaik dari asupan ini.
Brokoli
FAKTA
Brokoli adalah biangnya sayuran. Selain kaya serat makanan, kandungan vitamin dan mineralnya melebihi makanan lain. Satu cangkir brokoli kukus yang mengandung 184 kalori menyediakan 150 persen dari kebutuhan harian vitamin A, 7 persen kalsium, 13 persen zat besi, 8 persen thiamine, dan 5 persen niacin. Dalam takaran yang sama, brokoli kukus mengandung 90 persen vitamin C yang terdapat dalam jeruk segar dan mengandung kalsium yang nilainya hampir separuh yang ditawarkan segelas susu.
SARAN :
Jangan ‘lenyapkan’ keberadaan brokoli dari menu harian yang terhidang di meja makan Anda.
Blueberry
FAKTA
Blueberry adalah salah satu asupan paling sehat di muka bumi. Buah ini mengalahkan 39 buah dan sayuran lain karena kadar kandungan antioksidan yang dimilikinya. Ini menjadikan blueberry sebagai salah satu penangkal kerusakan sel dalam tubuh– gejala yang memberikan kontribusi terhadap terjadinya serangan jantung dan timbulnya kanker. Sebuah penelitian menemukan, tikus yang mengonsumsi blueberry lebih fokus dan cerdas dibanding tikus yang tidak melahap buah ini.
SARAN :
Konsumsi dua cangkir blueberry segar setiap minggu untuk mendapatkan manfaat terbaik dari asupan ini.
Brokoli
FAKTA
Brokoli adalah biangnya sayuran. Selain kaya serat makanan, kandungan vitamin dan mineralnya melebihi makanan lain. Satu cangkir brokoli kukus yang mengandung 184 kalori menyediakan 150 persen dari kebutuhan harian vitamin A, 7 persen kalsium, 13 persen zat besi, 8 persen thiamine, dan 5 persen niacin. Dalam takaran yang sama, brokoli kukus mengandung 90 persen vitamin C yang terdapat dalam jeruk segar dan mengandung kalsium yang nilainya hampir separuh yang ditawarkan segelas susu.
SARAN :
Jangan ‘lenyapkan’ keberadaan brokoli dari menu harian yang terhidang di meja makan Anda.
Brokoli, Makanan Penting Bagi Diabetesi
PREDIKAT brokoli sebagai superfood sepertinya tidak perlu diragukan lagi. Begitu banyak riset yang menunjukkan betapa makanan alami ini kaya akan zat-zat yang berfaedah bagi kesehatan.
Sebuah penelitian terbaru di Inggris mengindikasikan brokoli memiliki zat penting yang mampu memperbaiki dan mengembalikan fungsi pembuluh darah yang rusak akibat diabetes. Peneliti dari Universitas Warwick meyakini, zat yang bernama sulforaphane ini, memiliki peran besar dalam memulihkan kembali pembuluh darah.
Seperti dimuat di Jurnal Diabetes, sulforaphane mempu merangsang produksi enzim-enzim yang dapat melindungi pembuluh darah dan menurunkan molekul-molekul yang menyebabkan kerusakan sel-sel secara signifikan. Sayuran-sayuran jenis brassica seperti brokoli sebelumnya memang berkaitan dengan rendahnya risiko serangan jantung dan stroke.
Orang yang mengidap diabetes tercatat memiliki risiko lebih besar hingga lima kali lipat mengidap penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung dan stroke; yang keduanya juga berkaitan dengan kerusakan sel-sel pembuluh darah.
Dalam risetnya, tim dari Universitas Warwick, menguji pengaruh sulforaphane dalam sel-sel pembuluh darah yang rusak akibat tingginya kadar gula darah (hiperglikemia), yang berkaitan erat dengan diabetes.
Mereka mencatat adanya 73 persen reduksi molekul tubuh yang disebut Reactive Oxygen Species (ROS). Hiperglikemia dapat menyebabkan kadar ROS meningkat tiga kali lipat dan tingginya kadar molekul ini bisa merusak sel-sel tubuh. Peneliti juga menemukan bahwa sulforaphane mengaktivasi sejenis protein dalam tubuh yang disebut nrf2, yang dapat melindungi sel-sel dan jaringan dari kerusakan dengan cara mengaktivasi antioksidan dan enzim-enzim detoksifikasi.
"Riset kami mengindikasikan bahwa zat seperti sulforaphane dalam brokoli dapat membantu menghadang proses yang berhubungan dengan perkembangan penyakit pembuluh darah dalam diabetes. Ke depan, penting artinya untuk menggelar penelitian untuk menguji apakah mengonsumsi sayuran brassica memberikan faedah bagi pasien diabetik. Kami berharap itu akan terjadi," ujar pimpinan riset, Professor Paul Thornalley.
Sebuah penelitian terbaru di Inggris mengindikasikan brokoli memiliki zat penting yang mampu memperbaiki dan mengembalikan fungsi pembuluh darah yang rusak akibat diabetes. Peneliti dari Universitas Warwick meyakini, zat yang bernama sulforaphane ini, memiliki peran besar dalam memulihkan kembali pembuluh darah.
Seperti dimuat di Jurnal Diabetes, sulforaphane mempu merangsang produksi enzim-enzim yang dapat melindungi pembuluh darah dan menurunkan molekul-molekul yang menyebabkan kerusakan sel-sel secara signifikan. Sayuran-sayuran jenis brassica seperti brokoli sebelumnya memang berkaitan dengan rendahnya risiko serangan jantung dan stroke.
Orang yang mengidap diabetes tercatat memiliki risiko lebih besar hingga lima kali lipat mengidap penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung dan stroke; yang keduanya juga berkaitan dengan kerusakan sel-sel pembuluh darah.
Dalam risetnya, tim dari Universitas Warwick, menguji pengaruh sulforaphane dalam sel-sel pembuluh darah yang rusak akibat tingginya kadar gula darah (hiperglikemia), yang berkaitan erat dengan diabetes.
Mereka mencatat adanya 73 persen reduksi molekul tubuh yang disebut Reactive Oxygen Species (ROS). Hiperglikemia dapat menyebabkan kadar ROS meningkat tiga kali lipat dan tingginya kadar molekul ini bisa merusak sel-sel tubuh. Peneliti juga menemukan bahwa sulforaphane mengaktivasi sejenis protein dalam tubuh yang disebut nrf2, yang dapat melindungi sel-sel dan jaringan dari kerusakan dengan cara mengaktivasi antioksidan dan enzim-enzim detoksifikasi.
"Riset kami mengindikasikan bahwa zat seperti sulforaphane dalam brokoli dapat membantu menghadang proses yang berhubungan dengan perkembangan penyakit pembuluh darah dalam diabetes. Ke depan, penting artinya untuk menggelar penelitian untuk menguji apakah mengonsumsi sayuran brassica memberikan faedah bagi pasien diabetik. Kami berharap itu akan terjadi," ujar pimpinan riset, Professor Paul Thornalley.
Pilih Mana, Cokelat Putih atau Coklat?
Selain cokelat berwarna cokelat, dikenal pula cokelat berwarna putih. Orang sering lebih memilih cokelat putih ini dengan anggapan kandungan lemaknya lebih rendah dari cokelat berwarna. Eit, jangan salah. Cokelat putih tidak mengandung padatan biji buah kakao (mentega kakao) yang dicampur dengan padatan susu dan gula. Nah, mentega kakao ini sangat jenuh, artinya mengandung kolesterol tinggi.
Justru cokelat berwarna cokelat sangat baik untuk kesehatan, apalagi yang kandungan buah kakaonya melebihi 60 persen. Karena, selain mengandung sejumlah gizi penting seperti magnesium, kalsium, kalium, zat besi, Vitamin B, D, dan E, juga mengandung senyawa flavonoid yang membantu mencegah gangguan jantung koroner dan pertumbuhan sel-sel kanker. Bahkan menurut penelitian, kandungan magnesium pada cokelat dapat memperbaiki mood perempuan menjelang dan selama haid.
Justru cokelat berwarna cokelat sangat baik untuk kesehatan, apalagi yang kandungan buah kakaonya melebihi 60 persen. Karena, selain mengandung sejumlah gizi penting seperti magnesium, kalsium, kalium, zat besi, Vitamin B, D, dan E, juga mengandung senyawa flavonoid yang membantu mencegah gangguan jantung koroner dan pertumbuhan sel-sel kanker. Bahkan menurut penelitian, kandungan magnesium pada cokelat dapat memperbaiki mood perempuan menjelang dan selama haid.
Coklat Juga Bisa Sembuhkan Impotensi
Coklat tidak hanya sedap dan manis di lidah, rupanya cemilan nikmat ini juga menyembuhkan penderita impotensi. Itu dimungkinkan karena dalam biji kakao, bahan baku coklat, terhadap zat yang disebut Flavanols. Ada banyak Flavanols, namun yang paling manjur adalah flavanols jenis Epicatechin.
Presiden Direktur PT Mars Symbioscience Indonesia, eksportir utama kakao di Indonesia, Noel Janetski di Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (8 /8), menyebutkan, fungsi utama Flavanols itu adalah melancarkan aliran darah dalam tubuh. Itu dimungkinkan karena flavanols mampu merenggangkan pembuluh darah yang sudah mengeras dan menyempit. Pada perokok berat, pembuluh darah mereka biasanya sangat keras dan sempit, namun dengan flavanols pembuluh darah mereka bisa merenggang lebih luas sekitar delapan per sen.
"Namun, kami belum bisa mengembangkan produk flavanols ini secara massal. Kami baru mengujinya untuk pasar terbatas di Amerika Serikat melalui internet," ujar Janetski.
Selain menyembuhkan impotensi, Flavanols juga bisa melancarkan aliran darah ke otak. Ini bermanfaat besar bagi peningkatan konsentrasi dan daya ingat otak manusia. "Bahkan dalam penelitian yang dilaporkan pada April 2008, kami menemukan bahwa Flavanols juga bisa membuat penderita diabetes sembuh," ujar Janetski.
sumber : kompas
Presiden Direktur PT Mars Symbioscience Indonesia, eksportir utama kakao di Indonesia, Noel Janetski di Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (8 /8), menyebutkan, fungsi utama Flavanols itu adalah melancarkan aliran darah dalam tubuh. Itu dimungkinkan karena flavanols mampu merenggangkan pembuluh darah yang sudah mengeras dan menyempit. Pada perokok berat, pembuluh darah mereka biasanya sangat keras dan sempit, namun dengan flavanols pembuluh darah mereka bisa merenggang lebih luas sekitar delapan per sen.
"Namun, kami belum bisa mengembangkan produk flavanols ini secara massal. Kami baru mengujinya untuk pasar terbatas di Amerika Serikat melalui internet," ujar Janetski.
Selain menyembuhkan impotensi, Flavanols juga bisa melancarkan aliran darah ke otak. Ini bermanfaat besar bagi peningkatan konsentrasi dan daya ingat otak manusia. "Bahkan dalam penelitian yang dilaporkan pada April 2008, kami menemukan bahwa Flavanols juga bisa membuat penderita diabetes sembuh," ujar Janetski.
sumber : kompas
Langganan:
Postingan (Atom)

